Header Ads

Cepat Tanggap Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Meredam Isu Dukun Santet



Probolinggo, Jatim - Berawal dari sebuah mimpi, seorang warga berinisial “U” warga Blok Kolor Rt/Rw 01/06 Kelurahan Kademangan Kota Probolinggo menuduh “S”, warga Blok Sepeni Rt/Rw 04/05 Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan kota Probolinggo katanya memiliki ilmu santet dan hendak menyerang dirinya pada sabtu, (13/07/19) siang.

Mendengar hal tersebut membuat Bhabinkamtibmas Kelurahan Kademangan Bripka Suherly yang didampingi oleh Bhabinsa Serma Samsuri dan perangkat kelurahan bergerak cepat untuk menyelesaikan konflik tersebut agar tidak melebar.

Kepada tim, Bripka Suherly menjelaskan bahwa kejadian berawal dari “U” yang sedang sakit bermimpi bahwa “S” memakai baju hitam dan datang kepada “U”. Sedangkan “S” yang merupakan teman satu profesi dari “U” pada saat “U” mengalami sakit, berniat menjenguk sekaligus membawa gaji “U” yang dititipkan pada “S” oleh bosnya dan sekaligus “S” juga membawa oleh – oleh telur yang hendak diberikan kepada “U” yang sedang sakit. Karena kedatangan “S” dengan membawa telur itulah yang membuat “U” semakin yakin bahwa “S” memiliki ilmu santet dan berniat menyantet dirinya.

“Tuduhan dari “S” ini tidak ada fakta yang mendukung dan tidak berdasar. “U” menuduh karena dia bermimpi “S” mendatangi dirinya. Oleh karena itu kami dengan bhabinsa serta perangkat kelurahan mengupayakan untuk memediasi kejadian ini agar tida meluas.” Ucap Bhabin.

Bripka Herly juga menambahkan bahwa  atas kejadian tersebut kedua belah pihak dipertemukan dan di mediasi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta dibuatkan surat kesepakatan bersama agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan pada sabtu, (13/07/19) malam.

“Surat kesepakatan tersebut, pihak 2 yaitu “U” meminta maaf terhadap pihak 1 yaitu “S” atas perbuatannya. Kedua belah pihak juga sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan bersedia hidup berdampingan secara rukun.” Ucap Bhabin. (humas polres probolinggo kota)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.