Header Ads

Petani Senduro Diimbau Tingkatkan Kualitas Produksi Pisang Mas Kirana




Lumajang, www.borgol-news.com – Danramil 0821/03 Senduro Kapten Inf Hasanudin berharap agar petani di Senduro terus menjaga dan meningkatkan kualitas produksi dari tanaman pisang mas kirana, untuk menunjang keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional seperti yang diharapkan oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pertemuan Kelompok Tani (Poktan) Rejo Makmur dalam rangka Magang Poktan Dinas Pertanian dan Pangan Teluk Wondama Provinsi Papua Barat, yang bertempat di rumah Sutrisno, Desa Kandang Tepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (17/10/2019).

Hasanudin juga menyampaikan, bahwa produk asli pertanian wilayah Kecamatan Senduro berupa pisang mas kirana, merupakan salah satu ikon pisang unggulan Kabupaten Lumajang yang banyak dibudidayakan di Desa Kandang Tepus.

Lanjut dia, sebagai ikon produk unggulan, para petani diharapkan mampu untuk mempertahankan kualitas pisang mas kirana dan berupaya untuk mengembangkannya, sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun mancanegara.

“Sebagai pendamping petani, kami (Koramil 0821/03 Senduro, red) siap membantu dan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi Pisang Kirana, sehingga peningkatan kesejahteraan petani dapat terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Pengelola Pertanian (UPT BPP) Kecamatan Senduro Hendrik Pamuji mengatakan, Pisang Kirana dapat dibudidayakan di luar daerah Desa Kandang Tepus, asal kondisi tanah dan suhunya sesuai.

Ia juga mengatakan, bahwa pengembangan pertanian holtikultura menjadi perhatian khusus agar dapat menstimulasi produk unggulan lainnya, sehingga dapat dijadikan percontohan di daerah lain.

“Untuk itu, peningkatan kerja sama dan koordinasi yang baik antara petani dan pendamping pertanian baik dari TNI (Tentara Nasional Indonesia, red) maupun PPL (Petugas Penyuluh Lapangan, red) Pertanian sangat menunjang terwujudnya hal itu,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.